Mata Kuliah: Digital Forensic for Military Purposes
SKS: 3 SKS
Pertemuan: 03
Topik: Hard Disk dan Sistem File
Pengampu: Anindito, S.Kom., S.S., S.H., M.TI., CHFI
Komponen HDD yang berfungsi sebagai media penyimpanan data secara magnetik adalah:
A. Controller board
B. Spindle motor
C. Platter
D. Actuator arm
E. Read/Write head
Metode pengalamatan disk modern yang menggantikan CHS dan menggunakan pengalamatan linier adalah:
A. FAT
B. LBA
C. MBR
D. GPT
E. NTFS
Berapakah batas kapasitas geometri CHS yang menjadi alasan beralih ke LBA?
A. 2 GB
B. 4 GB
C. 8,4 GB
D. 2 TB
E. 128 TB
Tipe sel NAND flash yang paling cocok untuk keperluan militer karena daya tahan dan keandalan tertinggi adalah:
A. QLC
B. TLC
C. MLC
D. SLC
E. PLC
Berapa ukuran total struktur Master Boot Record (MBR)?
A. 446 bytes
B. 512 bytes
C. 1024 bytes
D. 2048 bytes
E. 4096 bytes
Berapa jumlah maksimal partisi primer yang didukung oleh skema MBR?
A. 2
B. 4
C. 8
D. 16
E. 128
Boot signature yang menandakan MBR valid pada offset 0x1FE adalah:
A. 0xAA55
B. 0x55AA
C. 0xEF01
D. 0xFF00
E. 0x0000
Keunggulan utama GPT dibandingkan MBR dari perspektif forensik adalah:
A. Ukuran partisi lebih kecil
B. Tidak memerlukan UEFI
C. Backup header dan entries memberikan redundansi
D. Kompatibel dengan BIOS lama
E. Menggunakan CHS addressing
Batas ukuran file maksimal pada FAT32 yang menjadi kendala penyimpanan image forensik besar adalah:
A. 1 GB
B. 2 GB
C. 4 GB
D. 8 GB
E. 16 GB
Sistem file Windows yang menyediakan fitur journaling, Alternate Data Streams, dan Master File Table adalah:
A. FAT12
B. FAT16
C. FAT32
D. exFAT
E. NTFS
Dalam NTFS, database yang menyimpan metadata semua file dan direktori disebut:
A. File Allocation Table
B. Master File Table
C. Inode Table
D. Catalog File
E. Super Block
Ukuran standar satu entri MFT pada NTFS biasanya adalah:
A. 128 bytes
B. 256 bytes
C. 512 bytes
D. 1024 bytes
E. 4096 bytes
Atribut NTFS yang menyimpan timestamps MACE dan TIDAK DAPAT dimanipulasi oleh program user-mode adalah:
A. $STANDARD_INFORMATION
B. $FILE_NAME
C. $DATA
D. $SECURITY_DESCRIPTOR
E. $INDEX_ROOT
Teknik anti-forensik yang memanipulasi timestamp file untuk mengecoh investigator disebut:
A. Steganografi
B. Data carving
C. Timestomping
D. Slack hiding
E. Log tampering
Fitur NTFS yang memungkinkan data tersembunyi dilampirkan pada file tanpa mengubah ukuran yang terlihat di Explorer adalah:
A. File compression
B. EFS encryption
C. Alternate Data Streams
D. Sparse files
E. Hard links
Area antara akhir data file dan akhir cluster yang dialokasikan, yang berpotensi menyimpan data residual, disebut:
A. Unallocated space
B. Free space
C. Slack space
D. Bad sector
E. Partition gap
Fitur unik pada sistem file ext4 yang sangat berguna untuk forensik dan TIDAK dimiliki oleh NTFS adalah:
A. Journaling
B. Timestamps
C. Deletion time (dtime)
D. File permissions
E. Directory indexing
Perintah TRIM pada SSD menyebabkan tantangan forensik karena:
A. Mengenkripsi data yang dihapus
B. Memindahkan data ke partisi lain
C. Menghapus data secara fisik dari flash
D. Mengkompresi data yang tidak terpakai
E. Menduplikasi data di lokasi berbeda
Mekanisme internal SSD yang mendistribusikan penulisan secara merata ke seluruh sel NAND disebut:
A. TRIM
B. Garbage collection
C. Wear leveling
D. Over-provisioning
E. Bad block management
Pada proses penghapusan file di NTFS, apa yang terjadi saat file dikosongkan dari Recycle Bin?
A. Data dihapus secara fisik dari disk
B. Cluster langsung di-overwrite dengan nol
C. MFT entry ditandai “not in use” tetapi data tetap ada
D. File dipindahkan ke area terproteksi
E. Sector disk ditandai sebagai bad sector
Jelaskan perbedaan arsitektur antara HDD dan SSD! Sertakan minimal tiga aspek perbandingan yang relevan untuk forensik digital.
Gambarkan struktur 512 bytes MBR dan jelaskan fungsi masing-masing bagiannya!
Sebutkan minimal empat keunggulan GPT dibandingkan MBR! Mengapa GPT lebih reliable untuk forensik?
Jelaskan mekanisme kerja FAT sebagai linked list! Mengapa FAT32 memiliki batas file 4 GB?
Jelaskan struktur MFT entry pada NTFS! Sertakan penjelasan tentang signature, flags, dan minimal tiga atribut utama beserta type code-nya.
Apa yang dimaksud dengan timestamps MACE pada NTFS? Jelaskan perbedaan antara timestamps di $STANDARD_INFORMATION dan $FILE_NAME, serta mengapa perbedaan ini penting untuk forensik!
Bagaimana cara mendeteksi timestomping pada file NTFS? Jelaskan langkah-langkah deteksi dan berikan contoh anomali yang menunjukkan timestomping!
Jelaskan perbedaan antara $LogFile dan $UsnJrnl pada NTFS! Bagaimana keduanya saling melengkapi dalam investigasi forensik?
Apa itu Alternate Data Streams (ADS)? Jelaskan penggunaan legitimate dan malicious dari ADS, serta bagaimana cara mendeteksinya!
Hitung slack space yang terjadi jika file berukuran 10.500 bytes disimpan pada volume NTFS dengan ukuran cluster 4.096 bytes! Jelaskan komponen RAM slack dan drive slack.
Bandingkan MFT entry (NTFS) dengan inode (ext4) dari aspek ukuran, timestamps, deletion time, dan kemampuan mendeteksi timestomping!
Seorang investigator menemukan laptop dengan dual-boot Windows 10 (NTFS) dan Ubuntu (ext4). File mencurigakan bernama “operation_plan.pdf” ditemukan di partisi NTFS dengan timestamps berikut:
Pada partisi ext4, ditemukan file “ops_backup.pdf” yang identik (hash sama) dengan:
Analisis temuan ini! Apa kesimpulan Anda tentang timeline sebenarnya dan teknik anti-forensik yang digunakan?
Jelaskan mengapa recovery data pada SSD jauh lebih sulit dibandingkan HDD! Bahas tiga mekanisme SSD (TRIM, wear leveling, garbage collection) dan dampaknya terhadap forensik. Apa strategi alternatif yang dapat digunakan investigator?
Anda ditugaskan menganalisis disk image dari sebuah server militer yang menggunakan GPT. Saat pemeriksaan, ditemukan bahwa GPT header utama (LBA 1) rusak/corrupt.
a. Jelaskan langkah-langkah recovery menggunakan backup GPT header!
b. Di mana lokasi backup GPT header dan entries?
c. Informasi apa saja yang dapat diperoleh dari GPT header?
d. Bagaimana CRC32 checksum membantu verifikasi integritas?
Dalam kasus investigasi kebocoran data di markas Kodam, ditemukan file NTFS dengan data runs sebagai berikut pada atribut $DATA:
Data Run 1: Offset 100, Length 5 clusters
Data Run 2: Offset +200, Length 3 clusters
Data Run 3: Offset -50, Length 2 clusters
Cluster size = 4.096 bytes.
a. Hitung lokasi fisik (cluster number) setiap data run!
b. Berapa total ukuran file yang dialokasikan?
c. Apa yang ditunjukkan oleh adanya tiga data run (bukan satu)?
d. Bagaimana cara merekonstruksi file lengkap dari data runs ini?
Latar Belakang:
Tim SOC Lanud X mendeteksi anomali pada server file sharing internal. Dokumen bertanda “RAHASIA” mengenai rute penerbangan VIP ditemukan bocor ke pihak luar melalui email pribadi seorang teknisi. Server menggunakan Windows Server 2019 dengan NTFS pada disk 1 TB (GPT).
Saat investigasi awal, ditemukan:
Pertanyaan:
1a. Analisis perbedaan ukuran file (45 KB vs 12,5 MB). Apa yang menyebabkan perbedaan ini? Mekanisme apa yang digunakan untuk menyembunyikan data? (15 poin)
1b. Analisis timestamps file dan $UsnJrnl. Apakah terjadi timestomping? Jelaskan reasoning Anda dan rekonstruksi timeline sebenarnya! (15 poin)
1c. Mengingat laptop teknisi menggunakan SSD dengan TRIM aktif, strategi apa yang Anda gunakan untuk recovery bukti dari laptop? Jelaskan minimal 4 strategi alternatif! (15 poin)
1d. USB drive menggunakan FAT32. Jelaskan bagaimana Anda menganalisis USB drive untuk menemukan bukti tambahan, termasuk slack space, deleted files, dan FAT entries! (10 poin)
1e. Buatkan ringkasan temuan forensik yang menghubungkan semua bukti (server NTFS, laptop SSD, USB FAT32) dalam format tabel timeline! (10 poin)
Latar Belakang:
Sistem C4ISR (Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance) di Mabesad mengalami anomali. Investigasi forensik diminta setelah terdeteksi modifikasi tidak sah pada database target radar.
Temuan awal:
Pertanyaan:
2a. Server menggunakan dua disk dengan skema partisi berbeda (MBR pada HDD, GPT pada SSD). Jelaskan implikasi forensik dari masing-masing skema partisi dan bagaimana Anda akan menganalisis keduanya! (15 poin)
2b. Ditemukan 200 GB unallocated space pada HDD. Jelaskan jenis-jenis unallocated space yang mungkin dan bagaimana melakukan file carving pada area tersebut! (15 poin)
2c. Analisis 47 file “not in use” pada MFT. Jelaskan proses recovery file yang dihapus dari NTFS, termasuk kondisi apa saja yang menentukan apakah file masih bisa dipulihkan! (15 poin)
2d. Executable ditemukan dalam ADS file “readme.txt”. Jelaskan bagaimana malware menggunakan ADS untuk persistence dan bagaimana Anda mengekstrak serta menganalisis executable tersebut! (10 poin)
2e. Susun matriks keputusan untuk menentukan pendekatan imaging yang tepat (physical vs logical) untuk setiap disk, dengan mempertimbangkan jenis disk (HDD/SSD), skema partisi, dan tujuan forensik! (10 poin)
| No | Jawaban | No | Jawaban |
|---|---|---|---|
| 1 | C | 11 | B |
| 2 | B | 12 | D |
| 3 | C | 13 | B |
| 4 | D | 14 | C |
| 5 | B | 15 | C |
| 6 | B | 16 | C |
| 7 | B | 17 | C |
| 8 | C | 18 | C |
| 9 | C | 19 | C |
| 10 | E | 20 | C |
Perbandingan HDD dan SSD:
| Aspek | HDD | SSD |
|---|---|---|
| Media penyimpanan | Piringan magnetik berputar | Chip flash NAND (elektronik) |
| Komponen bergerak | Ya (platter, actuator, spindle) | Tidak ada |
| Recovery data | Relatif mudah — data tetap di platter meski dihapus | Sangat sulit — TRIM menghapus data secara fisik |
| TRIM | Tidak ada | Ada — menghancurkan bukti digital |
| Wear leveling | Tidak ada | Ada — data tersebar di lokasi berbeda |
| Kecepatan | Lebih lambat (mekanik) | Lebih cepat (elektronik) |
| Ketahanan fisik | Rentan guncangan/jatuh | Lebih tahan guncangan |
Implikasi forensik: HDD lebih “forensic-friendly” karena data yang dihapus masih ada di platter sampai ditimpa. SSD secara aktif menghapus data melalui TRIM dan garbage collection, membuat recovery jauh lebih sulit.
Struktur MBR (512 bytes):
| Offset | Ukuran | Komponen | Fungsi |
|---|---|---|---|
| 0x000 | 446 bytes | Bootstrap Code | Kode program yang dieksekusi BIOS saat booting |
| 0x1BE | 64 bytes | Partition Table (4 × 16 bytes) | Empat entri partisi, masing-masing 16 bytes mendefinisikan lokasi, tipe, dan ukuran partisi |
| 0x1FE | 2 bytes | Boot Signature (0x55AA) | Penanda bahwa sektor ini adalah MBR yang valid |
Detail partition entry (16 bytes):
Keunggulan GPT dibandingkan MBR:
Mengapa lebih reliable untuk forensik: Redundansi backup GPT memungkinkan recovery tabel partisi jika terjadi kerusakan atau sabotase pada header utama, dan CRC32 membantu memverifikasi integritas data partisi.
Mekanisme FAT sebagai Linked List:
Batas 4 GB pada FAT32:
FAT32 menyimpan ukuran file dalam directory entry menggunakan field 4 bytes (32 bit). Nilai maksimal 32-bit unsigned integer = 2³² - 1 = 4.294.967.295 bytes ≈ 4 GB. Ini menjadi kendala karena image forensik dan file video sering melebihi 4 GB, sehingga exFAT atau NTFS lebih cocok untuk keperluan forensik.
Struktur MFT Entry:
Header MFT Entry:
Atribut Utama:
| Atribut | Type Code | Fungsi |
|---|---|---|
| $STANDARD_INFORMATION | 0x10 | Timestamps MACE, file flags, security ID |
| $FILE_NAME | 0x30 | Nama file (Win32 dan DOS 8.3), timestamps alternatif, parent directory reference |
| $DATA | 0x80 | Konten aktual file — bisa resident (dalam MFT entry) atau non-resident (data runs ke cluster) |
| $SECURITY_DESCRIPTOR | 0x50 | Access Control List (ACL) dan permission |
| $INDEX_ROOT | 0x90 | Struktur B-tree untuk direktori |
Setiap atribut terdiri dari header (type, length, resident/non-resident flag) dan konten.
MACE Timestamps pada NTFS:
MACE = Modified, Accessed, Created, Entry Modified — empat timestamps yang dicatat untuk setiap file.
Perbedaan $STANDARD_INFORMATION vs $FILE_NAME:
| Aspek | $STANDARD_INFORMATION (0x10) | $FILE_NAME (0x30) |
|---|---|---|
| Siapa yang dapat mengubah | Program user-mode (API SetFileTime) | Hanya kernel Windows |
| Update otomatis | Ya, setiap operasi file | Hanya saat file dibuat/dipindah/direname |
| Dapat dimanipulasi | Ya — rentan timestomping | Tidak oleh user biasa |
| Jumlah timestamps | 4 (M, A, C, E) | 4 (M, A, C, E) |
Pentingnya untuk forensik:
Deteksi Timestomping:
Langkah-langkah:
Contoh anomali timestomping:
| Atribut | Created | Modified |
|---|---|---|
| $STANDARD_INFO | 2020-01-15 | 2020-02-10 |
| $FILE_NAME | 2025-12-01 | 2025-12-01 |
Anomali: $SI Created (2020) lebih lama dari $FN Created (2025). Ini mustahil secara natural karena $FN Created diset oleh kernel saat file dibuat. Artinya tersangka menggunakan tool seperti Timestomp untuk memundurkan $SI Created agar file terlihat lebih lama dari yang sebenarnya.
$LogFile vs $UsnJrnl:
| Aspek | $LogFile | $UsnJrnl |
|---|---|---|
| Tujuan | Recovery konsistensi setelah crash | Tracking perubahan file untuk aplikasi |
| Level | File system level rendah | File level tinggi |
| Data | Operasi metadata MFT (before/after values) | Nama file, reason code, timestamp |
| Ukuran | Relatif kecil (~64 MB), sering di-recycle | Besar, menyimpan histori lebih lama |
| Forensik | Rekonstruksi operasi teknis yang terjadi | Timeline aktivitas user (create, delete, rename) |
Saling melengkapi:
Contoh: Jika $UsnJrnl menunjukkan file “rahasia.pdf” dihapus pada 14:30, $LogFile dapat menunjukkan operasi MFT spesifik yang mengubah flag dari 0x01 ke 0x00.
Alternate Data Streams (ADS):
ADS adalah fitur NTFS yang memungkinkan file memiliki beberapa stream data. Stream default (:$DATA) menyimpan konten file, tetapi stream tambahan (file.txt:hidden) bisa menyimpan data yang tidak terlihat melalui Windows Explorer atau perintah dir standar.
Penggunaan Legitimate:
| Stream | Fungsi |
|---|---|
| Zone.Identifier | Menyimpan informasi sumber download (internet, intranet) |
| Thumbnail cache | Menyimpan preview gambar |
| Summary information | Metadata dokumen (author, title) |
Penggunaan Malicious:
Cara deteksi:
dir /R — menampilkan ADS pada Windowsstreams.exe (Sysinternals) — mendeteksi dan menampilkan ADSGet-Item -Path file.txt -Stream *Perhitungan Slack Space:
| File: 10.500 bytes | Cluster size: 4.096 bytes | Sector size: 512 bytes |
Langkah 1: Hitung cluster yang dialokasikan
Langkah 2: Hitung total slack space
Langkah 3: Rincian RAM slack dan drive slack
Signifikansi forensik: Drive slack (1.536 bytes) dapat berisi data residual dari file sebelumnya yang menempati cluster tersebut.
Perbandingan MFT Entry vs Inode:
| Aspek | MFT Entry (NTFS) | Inode (ext4) |
|---|---|---|
| Ukuran | 1024 bytes (biasanya) | 256 bytes |
| Timestamps | 8 total: 4 di $SI + 4 di $FN | 4: atime, mtime, ctime, dtime |
| Presisi waktu | 100 nanosecond intervals | Nanosecond (ext4), detik (ext2/3) |
| Deletion time | Tidak ada — hanya flag change | Ada (dtime) — waktu penghapusan |
| ADS | Didukung (multiple $DATA streams) | Tidak didukung |
| Timestomping detection | Mudah: bandingkan $SI vs $FN | Sulit: tidak ada dual timestamps |
| Resident data | File kecil disimpan dalam MFT entry | Tidak ada (selalu di data blocks) |
| Block pointers | Data runs (offset + length pairs) | Direct, indirect, double indirect, extent tree |
Kesimpulan: NTFS lebih kaya metadata (8 timestamps, ADS) sehingga lebih baik untuk deteksi anti-forensik. ext4 memiliki keunggulan unik berupa dtime yang secara eksplisit mencatat waktu penghapusan.
Analisis Timeline Cross-Platform:
Langkah 1: Identifikasi anomali timestamps NTFS
Langkah 2: Analisis file ext4
Langkah 3: Rekonstruksi timeline sebenarnya
| Waktu | Event | Bukti |
|---|---|---|
| 2025-12-01 ~14:25 | File dibuat/disalin di partisi ext4 | mtime/ctime ext4 |
| 2025-12-01 ~14:30 | File disalin ke partisi NTFS | $FN Created |
| Setelah itu | Timestomping dilakukan pada $SI | $SI Created dimundurkan ke 2024-03-15 |
| Setelah itu | $SI Modified diset ke 2024-06-20 | Upaya membuat file terlihat “lama” |
Kesimpulan:
Rekomendasi: Periksa $UsnJrnl dan $LogFile untuk konfirmasi tambahan, serta analisis MFT entry pada partisi NTFS untuk melihat sequence number.
Recovery Data SSD vs HDD:
1. TRIM
2. Wear Leveling
3. Garbage Collection
Strategi Alternatif:
| Strategi | Deskripsi |
|---|---|
| RAM acquisition | Capture RAM sebelum shutdown — file yang sedang dibuka ada di memory |
| MFT metadata | $UsnJrnl dan MFT entry tetap mencatat eksistensi file meski data sudah di-TRIM |
| Cloud/backup | Data mungkin tersinkronisasi ke cloud atau backup |
| Over-provisioned area | ~7-28% kapasitas SSD tidak dapat diakses OS; mungkin berisi data residual |
| Chip-off forensics | Membaca langsung chip NAND (mahal, destruktif) |
| Non-TRIM scenarios | Jika TRIM dinonaktifkan, recovery seperti HDD |
Recovery GPT dari Backup:
a. Langkah recovery:
b. Lokasi backup GPT:
c. Informasi dari GPT Header:
| Field | Deskripsi |
|---|---|
| Signature | “EFI PART” (identifikasi) |
| Revision | Versi GPT |
| Header size | Ukuran header |
| CRC32 of header | Checksum integritas header |
| My LBA | Lokasi header ini |
| Alternate LBA | Lokasi backup header |
| First usable LBA | LBA pertama untuk data |
| Last usable LBA | LBA terakhir untuk data |
| Disk GUID | Identifier unik disk |
| Partition entry start LBA | Lokasi awal partition entries |
| Number of partition entries | Jumlah entri (biasanya 128) |
| CRC32 of partition entries | Checksum integritas entries |
d. CRC32 membantu verifikasi:
Rekonstruksi NTFS Data Runs:
a. Lokasi fisik setiap data run:
Data runs menggunakan offset relatif dari data run sebelumnya:
| Data Run | Offset (relatif) | Cluster Start | Length |
|---|---|---|---|
| 1 | 100 (absolut) | 100 | 5 cluster |
| 2 | +200 (dari 100) | 100 + 200 = 300 | 3 cluster |
| 3 | -50 (dari 300) | 300 − 50 = 250 | 2 cluster |
b. Total ukuran file yang dialokasikan:
c. Arti tiga data runs:
d. Cara merekonstruksi file lengkap:
Tool yang digunakan: FTK Imager dapat melakukan ini secara otomatis; untuk analisis manual, gunakan HxD atau The Sleuth Kit (icat, istat).
1a. Analisis Perbedaan Ukuran (15 poin)
Penyebab: File menggunakan Alternate Data Streams (ADS)
Mekanisme:
jadwal_VIP.docx:hidden_dataVerifikasi:
dir /R jadwal_VIP.docx — akan menampilkan streams tambahanstreams.exe jadwal_VIP.docx (Sysinternals) — daftar semua ADS1b. Analisis Timestamps dan Timeline (15 poin)
Ya, terjadi timestomping:
| Atribut | Created |
|---|---|
| $STANDARD_INFORMATION | 2024-01-10 |
| $FILE_NAME | 2025-11-20 |
Anomali: $SI Created (Jan 2024) lebih lama dari $FN Created (Nov 2025) — mustahil secara natural.
Timeline rekonstruksi:
| Waktu | Event | Sumber Bukti |
|---|---|---|
| 20 Nov 2025 | File “RAHASIA_rute.docx” dibuat/disalin ke server | $FN Created |
| 20 Nov 2025 | File di-rename menjadi “jadwal_VIP.docx” | $UsnJrnl |
| 20 Nov 2025 | Dokumen rahasia disembunyikan dalam ADS | ADS analysis |
| Setelahnya | Timestomping: $SI dimundurkan ke 2024-01-10 | $SI vs $FN anomaly |
1c. Strategi Recovery Bukti SSD (15 poin)
| No | Strategi | Penjelasan |
|---|---|---|
| 1 | RAM acquisition | Jika laptop masih menyala, capture RAM — file yang pernah dibuka ada di memory |
| 2 | MFT analysis | MFT entry file yang dihapus masih ada (flag 0x00) meski data sudah di-TRIM |
| 3 | $UsnJrnl | Journal masih mencatat nama file, timestamp, dan operasi meski file sudah dihapus |
| 4 | Browser artifacts | Email pribadi → browser cache, cookies, history mungkin ada di RAM atau MFT |
| 5 | Over-provisioned area | 7-28% SSD tidak bisa diakses OS — perlu chip-off forensics |
| 6 | Cloud/sync | Cek sinkronisasi OneDrive, Google Drive, atau email draft |
| 7 | Hibernation file | hiberfil.sys mungkin berisi snapshot memory dengan data file |
1d. Analisis USB Drive FAT32 (10 poin)
1e. Timeline Terpadu (10 poin)
| Waktu | Event | Lokasi | Bukti |
|---|---|---|---|
| ~20 Nov 2025 | File rahasia dibuat/disalin | Server NTFS | $FN Created |
| 20 Nov 2025 | File direname dari RAHASIA_rute ke jadwal_VIP | Server NTFS | $UsnJrnl |
| ~20 Nov 2025 | Dokumen disisipkan ke ADS | Server NTFS | ADS (12,45 MB) |
| ~20 Nov 2025 | Timestomping dilakukan | Server NTFS | $SI vs $FN anomaly |
| ~20 Nov 2025 | File disalin ke USB sebagai “foto_liburan.zip” | USB FAT32 | Hash match |
| ~20 Nov 2025 | File dikirim via email pribadi | Laptop SSD | $UsnJrnl, browser artifacts |
2a. Implikasi Forensik MBR vs GPT (15 poin)
| Aspek | HDD (MBR) | SSD (GPT) |
|---|---|---|
| Partisi maks | 4 primer | 128 |
| Redundansi | Tidak ada — MBR corrupt = partisi hilang | Backup GPT header/entries |
| Recovery | Harus rebuild dari scratch jika corrupt | Restore dari backup header |
| Hidden partitions | Periksa extended partitions | Periksa semua 128 entries |
| Imaging | Physical imaging standar | Physical imaging, perhatikan TRIM |
Analisis:
2b. Analisis Unallocated Space 200 GB (15 poin)
Jenis yang mungkin:
File carving:
2c. Recovery 47 File Deleted (15 poin)
Proses recovery:
Kondisi yang menentukan keberhasilan recovery:
| Kondisi | Recovery | Alasan |
|---|---|---|
| MFT entry intact, cluster belum dialokasikan ulang | Penuh | Metadata + data tersedia |
| MFT entry intact, cluster sebagian ditimpa | Parsial | Metadata ada, data fragmentary |
| MFT entry intact, semua cluster ditimpa | Metadata saja | Nama, ukuran, timestamps tersedia |
| MFT entry di-overwrite | Tidak mungkin | Perlu file carving tanpa metadata |
Untuk 47 file militer: Karena ini HDD (bukan SSD), kemungkinan recovery tinggi jika cluster belum ditimpa.
2d. Analisis ADS Malware (10 poin)
Cara malware menggunakan ADS:
readme.txt:malware.exeLangkah ekstraksi dan analisis:
dir /R readme.txt — identifikasi nama ADSmore < readme.txt:suspicious.exe — verifikasi kontenexpand readme.txt:suspicious.exe extracted_malware.exe2e. Matriks Keputusan Imaging (10 poin)
| Disk | Tipe | Skema | Pendekatan | Alasan |
|---|---|---|---|---|
| HDD 2 TB | HDD | MBR | Physical imaging | Tangkap seluruh disk termasuk unallocated 200 GB, slack space, deleted files — HDD tidak memiliki TRIM |
| SSD 1 TB | SSD | GPT | Physical imaging (prioritas tinggi, segera!) | TRIM dan GC dapat menghapus bukti kapan saja; imaging harus dilakukan ASAP; pertimbangkan juga logical imaging untuk metadata |
Pertimbangan tambahan:
| Faktor | HDD | SSD |
|---|---|---|
| Urgensi waktu | Sedang (data stabil) | Tinggi (TRIM dapat berjalan) |
| Write blocker | Hardware write blocker | Wajib hardware write blocker (cegah TRIM) |
| Format image | E01 (kompresi + hash) | E01 atau raw (dd) |
| Verifikasi | SHA-256 | SHA-256 |
| Catatan | Analisis unallocated space krusial | Segera cabut power jika memungkinkan untuk mencegah GC |
This repository is licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
Commercial use is permitted, provided attribution is given to the author.
© 2026 Anindito